Kamis, 23 Juni 2011

Air Mata Datanglah Padaku



Oleh Abdurrahman Misno


Hatiku sudah membatu
Hatiku sudah membeku
Hatiku sudah berdebu
Hatiku terbujur kaku
            Air mata ltak agi mengalir
            Kala maksiat terukir
            Bilakah hati ini mangkir
            Sampai kapan akan berakhir
Aku tak mampu membendung nafsu
Hingga diriku terbawa arus itu
Arus penuh liku
Menuju muara haru biru
            Air mata
Di mana engkau berada
Kenapa tak pernah sua
Mungkinkah engkau tiada
Aku menunduk
Takluk
Merunduk
Rukuk
            Hatiku bagai sudah mati
            Di tengah angkara ini
            Di antara beribu tragedi
            Hingga tak sadar diri
Oh maksiat
Kau begitu nikmat
Hadirmu memikat
Aku terjerat
            Air mata
            Datanglah segera
            Basahi raga penuh dosa
            Agar selamat dari siksa




Bogor, 11 Juni 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar